Inilah Efek Samping Rokok Elektrik Vape bagi Kesehatan


Lukmanstream.Com - Seperti yang kita semua sudah ketahui bahwa merokok adalah kebiasaan tidak sehat. Dalam sebatang rokok mengandung banyak zat berbahaya yang bisa mengancam kesehatan. Tidak hanya bagi perokok aktif, efek samping rokok juga ternyata berbahaya bagi perokok pasif atau orang di sekitar perokok aktif. Efek gangguan kesehatan yang bisa terjadi karena zat berbahaya dalam rokok misalnya serangan jantung, hipertensi, kanker hingga kematian.

Belakangan muncul tren rokok baru selain rokok tradisional dengan tembakau, yaitu rokok elektrik vape. Rokok elektrik ini tidak menggunakan tembakau dan tidak harus dibakar untuk menyalakannya. Rokok elektrik menggunakan cairan sebagai bahan yang dihisap dengan cara memencet tombol. Rokok elektrik sempat dianggap lebih minim resiko daripada rokok tradisional. Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena nyatanya tetap ada efek samping rokok elektrik vape yang tidak kalah membahayakan bagi kesehatan.

Meningkatkan Resiko Penyakit Serius

Cairan yang digunakan untuk rokok elektrik vape umumnya memiliki bau yang wangi. Asap yang dihasilkan juga berbau harum. Namun siapa sangka jika dalam cairan yang wangi itu juga terkandung nikotin yang sama tingginya dengan nikotin pada tembakau. Nikotin adalah zat berbahaya penyebab penyakit kronis, seperti hipertensi dan jantung koroner. Pemakaian nikotin dalam jangka panjang juga akan meningkatkan resiko diabetes tipe 2.

Menurunkan Sistem Kekebalan Tubuh

Tidak hanya meningkatkan resiko penyakit mematikan, efek samping rokok elektrik vape juga akan menyerang sistem kekebalan tubuh. Fakta ini telah dibuktikan oleh penilitian yang dilakukan Elizabeth M. Marti melalui University of North Carolina, Chapel Hill. Hasilnya menunjukkan bahwa perokok aktif dan pengguna rokok elektrik vape sama-sama menunjukkan tanda-tanda berkurangnya aktivitas 594 gen yang diketahui mendukung sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.

Merusak Sistem Pernapasan

Bau wangi dari asap rokok elektrik mungkin akan lebih bersahabat dengan hidung. Tapi faktanya, kandungan logam dari asap rokok elektrik, seperti timah, nikel, perak, besi, aluminium, silikat, dan kromium justru lebih besar dari asap yang dihasilkan rokok tradisional. Partikel-partikel logam tersebut jika terus terhirup akan menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan. menimbulkan risiko kanker paru-paru, dan memicu pertumbuhan sel yang abnormal.

Menurunkan Daya Ingat Anak-anak

Karena sempat dianggap lebih aman, rokok elektrik ini mulai banyak dikenal di kalangan remaja bahkan anak-anak. Selain itu, orangtua yang menggunakan rokok ini jadi merasa lebih leluasa merokok di dekat anak-anak. Padahal kandungan nikotin rokok elektrik vape ini sama berbahaya seperti yang terdapat pada rokok tradisional. Terpapar nikotin dalam jangka waktu yang lama merupakan efek samping rokok elektrik vape yang bisa menurunkan kadar konsetrasi hingga menganggu daya ingat ana-anak.

Resiko Ledakan dan Kebakaran

Resiko ledakan dan kebakaran ini sudah pernah terjadi dan menimpa salah seorang perokok aktif bernama Kenneth Barbero dari AlbanyDalam sebuah wawancara, Kenneth menjelaskan bahwa ledakan itu merobek lidahnya, tangannya juga mengalami luka bakar dan beberapa giginya bahkan hilang. Ledakan dapat disebabkan karena pemanasan berlebih dari baterai lithium ion yang digunakan untuk menggerakkan rokok eletrik vape. Ledakan ini berbahaya dan dapat mengancam keselamatan.
Baca Juga :


Itulah 5 efek samping rokok elektrik vape bagi kesehatan. Efek samping yang ditimbulkan rokok modern ini tidak hanya membahayakan kesehatan namun juga beresiko menghilangkan nyawa. Apapun bentuknya, rokok tetap menjadi benda berbahaya yang harus dihindari. Berhenti merokok adalah pilihan yang tepat untuk hidup sehat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel